PKM Mahasiswa Unpam, Pendampingan Produk Kreatif Siswa untuk Peluang Usaha

Redaksi
3 Min Read

Promoukm.com | Tangerang Selatan — Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada strategi optimalisasi produk kreatif siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dari SMK Negeri 2 Kota Tangerang. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa siswi dengan pemahaman penentuan harga, pemasaran, serta pengelolaan keuangan agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual dan daya saing.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Manajemen UNPAM memberikan pendampingan kepada siswa terkait pentingnya tidak hanya mampu memproduksi produk olahan, tetapi juga memahami aspek manajerial usaha. Produk kreatif siswa seperti cimol, cireng, dimsum goreng, roti, puding, dan sari kacang hijau dinilai memiliki potensi yang besar apabila dikelola dengan strategi yang tepat. Namun, masih ditemukan kendala pada penetapan harga, kemasan yang sederhana, serta promosi yang belum optimal.

Materi yang disampaikan meliputi penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penetapan harga jual. Siswa diajarkan menghitung seluruh biaya produksi yang mencakup bahan baku, tenaga kerja, serta biaya overhead seperti kemasan dan utilitas. Dari hasil perhitungan tersebut, siswa diarahkan untuk menentukan harga jual dengan menambahkan margin laba yang wajar agar usaha tetap berjalan secara berkelanjutan.

pkm unpam di smkn 2 b

Selain itu, mahasiswa UNPAM juga memperkenalkan konsep pengembangan produk kreatif melalui penerapan Unique Selling Point (USP) dan value proposition. Melalui konsep ini, siswa diajak memahami pentingnya keunikan produk serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Inovasi rasa, tampilan produk, serta kemasan yang menarik menjadi fokus utama agar produk siswa memiliki nilai tambah.

Pada sesi pemasaran, siswa diberikan pemahaman mengenai strategi promosi produk kreatif, khususnya melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif dan efisien. Branding sederhana seperti penggunaan nama produk, logo, dan kemasan yang menarik juga ditekankan agar produk lebih mudah dikenali dan memiliki identitas yang jelas.

Aspek pengelolaan keuangan usaha turut menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Mahasiswa Manajemen UNPAM menekankan pentingnya pencatatan keuangan secara rapi, pemisahan antara modal dan keuntungan, serta perhitungan laba bersih. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, siswa diharapkan mampu menjaga keberlanjutan usaha dan mengembangkan produk secara bertahap.

Dalam diskusi, turut dibahas berbagai tantangan yang dihadapi siswa, seperti keterbatasan modal, lemahnya promosi, dan kurangnya analisis pasar. Untuk mengatasi hal tersebut, siswa diperkenalkan dengan analisis SWOT dan konsep 4P Marketing Mix sebagai dasar dalam menyusun strategi pengembangan produk yang lebih terarah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Manajemen UNPAM berharap siswa APHP SMK Negeri 2 Kota Tangerang dapat lebih kreatif, mandiri, dan percaya diri dalam mengelola produk hasil karya mereka. Strategi optimalisasi produk kreatif diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, memberikan manfaat ekonomi, serta menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan bagi siswa di masa depan.[]

 

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *